Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Gagal ginjal

Selasa, 24 Januari 2012 0 komentar

Gagal Ginjal Teratasi Dengan obat herbal gagal ginjal  XAMthone Plus
Gagal ginjal adalah salah satu penyakit pembunuh bagi kehidupan masyarakat modern dewasa ini. Salah satunya Iwan (55) asal Jakarta. “Saya menderita gagal ginjal yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi, sampai saya tidak bisa jalan” ujarnya.
Sebagai orang awam Iwan tentunya sangat frustrasi dengan penyakitnya. Gagal ginjal adalah salah satu penyakit pembunuh bagi kehidupan masyarakat modern dewasa ini. Salah satunya Iwan (55) asal Jakarta. “Saya menderita gagal ginjal yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi, sampai saya tidak bisa jalan” ujarnya.
Sebagai orang awam Iwan tentunya sangat frustrasi dengan penyakitnya. “Saya berobat ke dokter dan disarankan untuk cuci darah, tapi saya tidak mau karena selain biayanya sangat mahal juga darah yang dicuci ternyata menggunakan sat kimi. Tapi alasan utamanya saya memang tidak mampu untuk membiayai cuci darah tersebut,” lanjutnya.
Iwan tidak kehilangan akal, dia terus mencoba mencari solusi lain. Suatu ketika Iwan bertemu dengan seorang rekannya yang memperkenalkan produk alami asal Indonesia XAMthone plus. “Saya minum XAMthone plus sehari 3 kali sebanyak 30 ml atau setara dengan 6 sendok makan, dan hasilnya luar biasa, ada perubahan,” tuturnya.
XAMthone plus mampu memberikan harapan hidup kepada setiap orang yang mengonsumsinya dengan tidak melupakan Tuhan Maha Kasih. Percayakan kesehatan Anda pada XAMthone plus, kemurnian sari pati alam Indonesia untuk kesehatan alami.

Gejala dan penyebab gagal ginjal

0 komentar

Bagian tubuh yang mempunyai fungsi fital merupakan ginjal. Gijal adalah organ ekskresi yang bentuknya seperti kacang. Bagian dari sistim urin ini bermanfaat menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Pada umumnya, terdapat sepasang ginjal yang terletak dibelakang perut, atau abdomen. Ginjal tersebut terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa.
Setiap ginjal pada umumnya memiliki berat sekitar 150 gram dan berukuran 11 cm dengan ketebalan 5 cm pada orang dewasa. Pada ginjal, darah sebanyak 350 kali setiap hari dengan kecepatan 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc fitrat glomerular per menitnya. Kecepatan glomerular inilah yang umumnya sering dipakai untuk melakukan tes terhadap fungsi ginjal.
Penyakit ini dapat pula menyerang siapa saja. Hal ini disebabkan fungsi organ ginjal mendapati penurunan sampai akhirnya ginjal tidak lagi mampu untuk bekerja menyaring pembuangan elektrolit pada tubuh seperti menjaga keseimbangan cairan zat kimia yaitu sodium dan kalium di dalam darah/ produksi urine. Dalam dunia kedokteran dikenal dua macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.
Gejala
Tanda dan gejala gagal ginjal akut antara lain:
- Bengkak pada mata
- Nyeri pinggang hebat (kolik)
- Kencing sakit
- Demam
- Kencing sedikit
- Kencing merah/darah
- Sering kencing
Kelainan Urin:
- Protein
- Darah/Eritrosit
- Sel Darah Putih/Lekosit
- Bakteri
Sedangkan tanda dan gejala gagal ginjal kronik antara lain:
- Lemas
- Nafsu makan kurang
- Mual/muntah
- Bengkak
- Kencing berkurang
- Gatal
- Sesak napas
- Pucat/anemi
Secepatnya konsultasi diri ke dokter apabila menemui gejala-gejala yang mengarah pada kelainan fungsi ginjal. Penanganan yang segera dan tepat dapat memperkecil resiko terkenanya penyakit ginjal.
Penyebab
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak terhadap kerusakan ginjal diantaranya :
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi (glomerulonephritis).
Adapun penyakit lainnya yang dapat juga menyebabkan gagal ginjal apabila tidak segera ditangani, antara lain adalah: penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Kehilangan carian yang mendadak banyak (muntaber, perdarahan, luka bakar), Hepatitis, Malaria, Preeklampsia, Sifilis, Obat-obatan dan Amiloidosis. Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan ke arah yang semakin parah dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana fungsinya.

Penyakit Gagal Ginjal

0 komentar

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

A. Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang didedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.

Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.

Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.

B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.

Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal

Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.

D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal

Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.

E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal

Kita yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik. Semoga artikel ini berguna bagi Anda yang membutuhkan, Terima kasih.

Tanda-tanda Anda Terkena Gagal Ginjal

0 komentar

JAKARTA, KOMPAS.com — Gagal ginjal bisa menyerang setiap orang, baik pria maupun wanita. Tidak memandang tingkatan ekonomi. Bila gejala diketahui sedini mungkin, penderita bisa mendapat bantuan mengubah atau menyesuaikan gaya hidup.

Tanda-tanda dari gagal ginjal sebenarnya tidak kelihatan secara bersamaan. Dengan pemeriksaan laboratorium, dapat diketahui dengan lebih cermat dan akurat apakah tanda-tanda itu mengarah pada kemungkinan gagal ginjal.

Inilah beberapa tanda atau gejala gagal ginjal yang perlu  Anda waspadai :

-    Kencing terasa kurang dibandingkan dengan kebiasaan sebelumnya.

-    Kencing berubah warna, berbusa, atau sering bangun malam untuk kencing.

-    Sering bengkak di kaki, pergelangan, tangan, dan muka. Antara lain karena ginjal tidak bisa membuang air yang berlebih.

-    Lekas capai atau lemah, akibat kotoran tidak bisa dibuang oleh ginjal.

-    Sesak napas, akibat air mengumpul di paru-paru. Keadaan ini sering disalahartikan sebagai asma atau kegagalan jantung.

-     Napas bau karena adanya kotoran yang mengumpul di rongga mulut.

-     Rasa pegal di punggung.

-     Gatal-gatal, utamanya di kaki.

-     Kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.

PENYAKIT SAKIT KEPALA KRONIS HARIAN

0 komentar

DEFINISI
Banyak orang memiliki sakit kepala dari waktu ke waktu. Tapi jika anda memiliki sakit kepala lebih dari biasanya, anda mungkin mengalami variasi dari sakit kepala, yaitu sakit kepala kronis harian. Sakit yang tidak henti-hentinya dari sakit kepala kronis harian membuatnya menjadi sakit kepala yang paling membuat tidak berdaya.


GEJALA
Didefinisikan bahwa sakit kepala harian pasti terjadi 15 hari atau lebih dari sebulan, paling tidak tiga bulan. Dan menjadi pemikiran utama dari sakit kepala kronis harian, bahwa penyakit itu juga tidak menghasilkan kondisi yang lain.
Sakit kepala kronis harian diklasifikasikan dengan seberapa lama mereka terasa terakhir kalinya – lebih dari empat jam atau lebih sedikit dari empat jam. Lamanya sakit kepala terakhir yang anda rasakan dapat menunjukkan tipe apa sakit kepala yang anda alami.

• Migrain kronis
• Sakit kepala kronis akibat tekanan darah
• New daily persistent headache
• Hemicrania continua

Migrain kronis
Sakit kepala ini berkembang dari migraine yang datang tiba-tiba. Untuk dapat terdiagnosis, anda harus memiliki sakit kepala – migraine, sakit kepala akibat tekanan darah atau keduanya – 15 hari atau lebih dalam sebulan, untuk tiga bulan terakhir. Sebagai tambahan, pada delapan hari atau lebih untuk tiga bulan terakhir, anda pasti mengalami gejala berikut.

Sakit kepala anda harus memiliki paling sedikit dua karakteristik berikut:
• Menyerang hanya pada satu sisi kepala
• Menyebabkan sakit yang berdenyut
• Menyebabkan sakit dari yang sedang ke yang parah
• Menjadi jengkel pada aktifitas fisik yang rutin

Dan gejala itu menyebabkan paling tidak satu dari hal berikut:
• Mual, muntah atau keduanya
• Sensitif pada cahaya dan suara

Kalau tidak, jika sakit kepala anda merespon pengobatan triptan atau ergot ambil antisipasi gejala tersebut – pada delapan hari atau lebih dalam sebulan atau lebih dalam sebulan pada tiga bulan terakhir – itu juga merupakan migrain kronis.

Sakit kepala kronis akibat ketegangan (tension headache)
Sakit kepala ini berkembang dari sakit kepala akibat ketegangan yang datang tiba-tiba. Sakit kepala ini mungkin terjadi pada jam-jam terakhir atau secara terus menerus.

Sakit kepala kronis akibat ketegangan memiliki paling sedikit dua dari karakteristik berikut:
• Sakit di kedua sisi kepala
• Menyebabkan sakit yang ringan sampai sedang
• Menyebabkan sakit yang terasa ditekan atau mengetat akan tetapi tidak berdenyut
• Tidak membuat merasa jengkel pada aktifitas fisik rutin

Sebagai tambahan, itu semua menyebabkan paling tidak satu dari hal berikut:
• Sensitif pada suara atau cahaya
• Mual ringan

New daily persistent headache
Sakit kepala ini menjadi konstan dalam beberapa hari dari pertama kali anda mengalami sakit kepala.
New daily persistent headache paling tidak memiliki dua dari karakteristik berikut :

• Sakit pada dua sisi kepala
• Menyebabkan sakit yang terasa seperti ditekan atau mengetat, tapi tidak berdenyut
• Tidak membuat merasa jengkel pada aktifitas fisik rutin

Sebagai tambahan, itu semua menyebabkan paling tidak satu dari hal berikut:
• Sensitif pada suara atau cahaya
• Mual ringan

Hemicrania continua
Hemicrania continua sakit kepala ini menyebabkan sakit pada satu sisi kepala yang tidak berpindah sisi. Mereka juga:
• Harian dan berlanjut dengan periode tanpa rasa bebas dari sakit
• Menyebabkan sakit yang sedang tapi terasa menusuk ketika parah
• Merespon resep pereda rasa sakit indomethacin (Indocin)
• Mungkin terkadang menjadi parah dengan berkembang dengan gejala seperti migrain

Sebagai tambahan, sakit kepala hemicrania continua menyebabkan paling tiba satu dari hal berikut:
• Keluar air mata atau mata merah sebagai efek samping
• Nafas sengau atau hidung berair
• Kelopak mata layu atau penyempitan pupil

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Penyebab sebagian besar sakit kepala kronis harian tidak begitu dimengerti. Yang utama dari sakit kepala kronis harian tidak dapat diidentifikasi berdasarkan kasus. Sakit kepala kronis harian terjadi jika :

• Anda memiliki respon yang memuncak pada tanda rasa sakit
• Bagian dari otak anda yang menekan rasa sakit tidak bekerja secara baik

Frekuensi sakit kepala lain mungkin disebabkan berdasarkan penyakit atau kondisi yang berbeda-beda, termasuk:
• Pembengkakan atau masalah lain pada pembuluh darah dan kisaran otak, termasuk stroke.
• Infeksi, contohnya meningitis
• Tekanan pada intracranial baik yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah
• Tumor otak
• Cedera trauma pada otak

Banyak orang yang memiliki frekuensi sakit kepala sebenarnya mengalami efek dari terlalu seringnya mengambil pengobatan medis terhadap rasa sakit. Jika anda mengambil pengobatan medis terhadap rasa sakit – bahkan analgesics tanpa resep – lebih dari tiga hari dalam seminggu, anda berisiko mengalami peningkatan sakit kepala.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan frekuensi sakit kepala adalah:
• Gelisah
• Depresi
• Gangguan tidur
• Obesitas
• Mendengkur
• Berlebihan dalam menggunakan kafein
• Berlebihan dalam menggunakan obat pereda rasa sakit
• Secara rutin memakai sesuatu yang membuat ketegangan pada kepala atu leher


Pencegahan

Melindungi diri anda secara baik dapat membantu mencegah sakit kepala kronis harian.

• Hindari pemicu sakit kepala. Jika anda tidak yakin apa yang memicu sakit kepala, perhatikan sakit kepala harian anda. Termasuk detil dari setiap sakit kepala. Kapan sakit kepala dimulai? Apa yang anda lakukan saat itu? Apa yang anda makan pada hari itu? Berapa lama anda tidur pada malam sebelumnya? Bagaimana tingkat stress anda? Berapa lama sakit kepala yang terakhir? Apa, jika sesuatu, yang menyediakan bantuan? Pada akhirnya, anda dapat memulai untuk melihat polanya – dan ambil langkah yang dapat mencegah sakit kepala berikutnya.

• Hindari berlebihan dalam menggunakan pengobatan medis. Mengambil pengobatan medis terhadap sakit kepal, termasuk obat tanpa resep, lebih dari dua kali seminggu dapat meningkatkan kehebatan dan frekuensi sakit kepala anda. Jika anda menggunakan pengobatan medis terlalu sering, penting untuk mengkonsultasikan pada dokter anda tentang bagaimana yang terbaik untuk membuat berhenti diri anda dari pengobatan medis tersebut karena dapat memiliki efek samping yang serius jika dilakukan dengan tidak tepat.

• Tidur yang cukup. Rata-rata orang dewasa membutuhkan enam sampai delapan jam perhari setiap malam. Yang terbaik adalah tidur teratur setiap malam.

• Jangan melewati waktu makan. Mulai hari anda dengan sarapan yang sehat. Makan siang dan makan malam pada waktu yang sama setiap hari. Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein yang dapat memicu sakit kepala.

• Rutin berolahraga. Aktifitas berolahraga yang rutin dapat memperbaiki fisik dan mental anda. Olahraga juga dapat menolong untuk meredakan stress, Dengan izin dokter, pilih aktifitas yang anda sukai – seperti berjalan, berenang atau bersepeda. Untuk menghindari cedera, mulai dengan perlahan.

• Kurangi stres. Stres adalah pemicu yang umum dari sakit kepala kronis. Atur dan sederhanakan jadwal anda. Rencanakan. Tetap positif. Banyak sakit kepala disebabkan oleh akhir stress ketika periode stress berakhir.

• Santai. Cobalah yoga, meditasi atau latihan relaksasi. Atur waktu untuk bersantai sejenak. Dengarkan musik, baca buku atau berendam di air hangat.

• Kurangi kafein. Beberapa pengobatan medis terhadap sakit kepala menggunakan kafein karena dapat membantu mengurangi sakit kepala, kafein juga dapat memperburuk sakit kepala. Coba untuk mengurangi, atau yang lebih baik hilangkan kafein dari makanan anda.

Penyebab Sakit Kepala Sebelah

0 komentar

ebagian kepala sering berdenyut  ketika melihat cahaya, sehabis mengonsumsi makanan yang mengandung  penyedap rasa atau menjelang  menstruasi ? hati-hati itu pertanda migraine…
Sakit kepala sebagaian (disamping kiri, kanan atau depan kepala) alias migraine  memang bikin  nggak nyaman. Jangankan  mau beraktivitas , diam saja  kepala rasanya seperti ditusuk-tusuk jarum. Parahnya, sakit nya ngaa Cuma 5 menit atau 10 menit tapi bisa bertahan sampai 72 jam !
Dan yang sering kali jadi masalah,  migraine  biasanya  menyerang  dipagi hari , saat kita sedang sibuk  beraktivitas  atau waktunya  istirahat di malam hari. Tidak heran pada saat di serang migraine penderitanya sering atau cenderung lebih emosional dan sensitive. Kalau sudah seperti ini  jangan nekat mengusik mereka.
MISTERI MIGRAIN
Meskipun sudah ada sejak 3000 tahun sebelum masehi, ternyata para ahli  medis  dan peneliti menganggap kalau penyebab migraine masih misteri.
Walaupun ada beberapa teori  yang menyebutkan kalau penyakit ini disebabkan adanya gangguan neurotransmitter atau zat kimia otak. Gangguan inilah yang  menyebabkan ketidakseimbangan pembuluh darah. Tapi sekali lagi. Pernyatan ini masih sebatas teori.
Yang pasti migraine lebih banyak dialami oleh perempuan, sekitar 70 persen  atau tiga kali lebih tinggi resiko nya dari pada laki-laki, menurut penelitian, penyakit ini memang bisa disebabkan oleh pengaruh hormonal. Sehingga tidak jarang  menjelang menstruasi , serangan ini suka muncul . migraine juga sering  dialami perempuan ketika memasuki masa menepuose.
Tidak seperti vertigo atau sakit kepala lainnya, pada setiap orang  penyebab migrain bisa berbeda-beda. Ada yang sangat peka terhadap cahaya, namun pada penderita lainya serangan muncul setelah mengonsumsi minuman mengandung kafein atau saat stress. Selain itu masih banyak  penyebab lainnya  seperti trauma di kepala, gangguan pembuluh darah,  tumor atau kelainan pada organ  lainnya  seperti mata.
Kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik pun sering kali bisa menjadi pemicu sakit kepala, khususnya migraine misalnya tidur terlalu lama, jarang berolahraga, sering begadang atau terbiasa mengonsumsi makanan yang diwetkan serta tinggi  lemak. Kalau kebiasaan ini tidak di ubah bukan Cuma migraine, gangguan jantung,  atau stroke akan mengancam kesehatan kita.
BISA DIATASI
Sakit kepala sebelah ini memiliki empat fase prodrome, sekitar 50 persen penderita migraine mengalami fase yang satu ini. Gejala dimulai dari yang ringan  dan meningkat perlahan-lahan, bahkan bisa sampai 24 jam.
Bisa dibilang ini merupakan gejala awal serangan migraine. Namun kebanyakan orang menganggap gejala ini sebagai sakit kepala biasa. Fase berikutnya adalah aura, biasanya  sebelum  mendpatkan serangan migraine , penderita seperti melihat cahaya. Walaupun biasanya sakit kepala nggak lama, sekitar 5-60 menit, tetap saja menyakitkan, tapi tidak semua penderita migrain mengalami fase ini.
Fase lainnya adalah sakit kepala, tapi bukan sakit kepala biasa. Namun sakit yang cukup menyiksa  dan biasanya disertai mual, muntah, peka terhadap suara dan cahaya . dan fase  terakhir adalah postdrome, ketika migraine mereda. Biasanya penderita mengalami kelelahan dan nyeri sendi.
Tapi ada juga penderita yang merasa bahagia dan senang begitu sakit kepala tersebut hilang. Meskipun datang sesekali, migraine tetap saja menggangu. Tapi ada beberapa terapi yang bisa kita lakukan. Cara paling gampang dan bisa kita lakukan sendiri adalah dengan  mengidentifikasi factor pencetusnya dan menghindarinya. Kalau sejak dini  kita sudah  menyadarinya, kita bakal terhindar dari serangan migraine.
Kalau migraine dalam tahap ringan ataua sedang namun belum mengetahui pencetusnya, kita bisa melakukan terapi obat-obatan. Ketika ada gejala migraine kita bisa mengonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit dengan dosis yang dijual dipasaran. Namun sebelum mengonsumsinya, sebaiknya berkonsultasilah kepada dokter  anda terlebih dahulu.
Apalagi kalau  kita memiliki  gangguan tubuh  lainnya, terutama tekanan darah  tinggi atau angina pectoris (nyeri dada). Selain itu ada terapi jangka panjang. Terapi  ini dilakukan  untuk mencegah  serangan  ulang danmenurunkan frekuensi seangan. Meskipun butuh waktu. Hasilnya cukup signifikan. Dari serangan tujuh kali sebulan, bisa jadi dua kali sebulan. Tentunya terapi ini bisa berhasil kalau diikuti pola hidup sehat.
SAATNYA KONSULTASI DOKTER
Walaupun bisa diatasi tidak jarang sakit kepala merupakan indicator adanya penyakit lain dalam tubuh. Misalnya radang sinus, sakit gigi, atau gangguan system pencernaan. Bisa juga sebagai pertanda bagi kita yang berkacamata, untuk mengganti kacamata  karena ukuran minus atau plus kita bertambah.
Biar lebih pasti, sebaiknya konsultasikan pada dokter. Khususnya bagian saraf. Penelitian dengan CT scan bisa membantu meneliti penyebab utamanya.
Memang tidak seperti gigi yang harus diperiksa secara berkala, enam bulan sekali. Pemeriksaan kepala tidak ada aturannya. Namun begitu sakit kepala disertai dengan gejala gejala lain, sebiknya segera lakukan pemeriksaan. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam kepala kita.
Mungkin saja ada pembengkakan pada pembuluh darah. Kalau tidak cepat ditangani bisa saja terjadi pendarahan. Pemeriksan kepala memang sangat penting karena merupakan salah satu organ yang sangat vital. Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 500 ribu akan sangat berarti dibandingkan dampak yang bisa ditimbulkan.

Kenali ciri-ciri kanker otak

0 komentar

Sebelum memahami lebih lanjut tentang gejala kanker otak, Anda perlu memahami struktur otak manusia terlebih dahulu. Otak merupakan organ tubuh penting yang mengatur segala aktivitas / gerakan tubuh manusia. Bayangkan saja Anda sedang naik motor, ada berapa aktivitas yang Anda lakukan? Melihat jalan, menyetir, lihat kiri-kanan, lihat kaca spion, menyeimbangkan, belum lagi sambil mikir nanti malam mau makan apa... Dalam satu detik, ada riburan hal yang terjadi dalam otak Anda (baik yang terjadi secara sadar maupun tidak sadar).
Otak bisa multitasking begini karena semua aktivitas tersebut diatur oleh bagian otak yang berbeda (tiap bagian memiliki fungsi yang berbeda). Secara umum, otak manusia dibagi menjadi tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum) dan batang otak (brain stem). Tiap bagian ini terbagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil, di mana masing-masing bagian kecil tersebut terbagi lagi, dan seterusnya. Ruang antar bagian terisi oleh cairan otak (cerebrospinal fluid), sedangkan bagian luarnya terlindungi oleh tiga lapis selaput otak (meninges) dan tulang tengkorak.

Anatomi otak manusia

Nah, tiap bagian otak tersebut bisa terkena tumor/kanker. Walaupun tumor jinak, tapi karena tumbuhnya di otak, bisa menjadi sangat berbahaya. Tumor tersebut dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas (rongga tengkorak). Seiring dengan berkembangnya tumor tersebut, jaringan otak akan semakin tertekan. Padahal volume rongga tengkorak sangat terbatas dan tidak mungkin bertambah besar. Inilah yang menjadikan sakit kepala / pusing sebagai gejala awal kanker otak.
Ciri-ciri awal kanker otak sangat bervariasi, tergantung pada bagian otak mana yang terserang. Misalnya kepala pusing atau terasa mual. Berikut gejala kanker otak yang patut Anda waspadai:
  • sakit kepala disertai mual sampai muntah yang menyemprot
  • daya penglihatan berkurang
  • penurunan kesadaran atau perubahan perilaku
  • gangguan berbicara
  • gangguan pendengaran
  • gangguan berjalan / keseimbangan tubuh
  • gangguan saraf
  • anggota gerak melemah atau kejang
  • pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjol
Ingat, daftar di atas hanya merupakan gejala. Walaupun Anda mengalami satu atau lebih gejala di atas, belum tentu Anda terkena kanker otak. Untuk memastikan, Anda harus diperiksa langsung oleh dokter ahli syaraf serta menjalani pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, MRI, angiogram, myelogram, spinal tap dan biopsi.

Alasan Kebanyakan Penyakit Memiliki Gejala Sakit Kepala

0 komentar

Sakit kepala sering menjadi gejala dari berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan seperti migrain hingga penyakit berat dan mengancam nyawa seperti stroke atau meningitis. Tahukah Anda mengapa kebanyakan penyakit menimbulkan gejala sakit kepala?
http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSUNh1vcJrtbexDx3AVWMG9eTs6NywIQhfrLsqvfHhCnOXIYUgxxf2fkqe1
Kebanyakan penyakit di tubuh berhubungan dengan kontraksi otot, kelainan pembuluh darah atau saraf, yang semuanya berhubungan dengan kepala. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan penyakit menimbulkan gejala sakit kepala dan pusing.
Sakit kepala didefinisikan sebagai nyeri pada kepala yang terletak di atas mata atau telinga, belakang kepala (occipital) atau di belakang leher bagian atas. Seperti halnya nyeri dada, sakit kepala juga memiliki banyak penyebab.
Pada tahun 2007, International Headache Society sepakat bahwa sistem klarifikasi perlu diperbarui untuk sakit kepala, karena begitu banyak orang yang menderita sakit kepala karena berbagai sebab.
Ada tiga kategori utama sakit kepala, yaksi sakit kepala primer, sakit kepala sekunder dan neuralgias kranial (nyeri wajah dan sakit kepala lainnya), seperti dilansir medicinenet.com, Jumat (9/12/2011).
http://dreamindonesia.files.wordpress.com/2011/05/headache.jpg?w=448&h=269
1. Sakit kepala primer
Sakit kepala ini tidak berhubungan atau disebabkan oleh penyakit lain, misalnya sakit kepala migrain, sakit kepala karena tegang (stres, depresi, atau kejang) dan sakit kepala cluster (jenis sakit kepala langka).
2. Sakit kepala sekunder
Berbeda dengan sakit kepala primer, sakit kepala sekunder disebabkan oleh penyakit terkait seperti tumor otak, stroke, meningitis, perdarahan subarachnoid, penggunaan kafein, tekanan darah tinggi, dehidrasi, gangguan ginjal, THT, gigi, mata, kejiwaan atau penghentian analgesik. Pada kasus langka, sakit kepala mungkin menandakan serangan jantung.
3. Neuralgias kranial (kelainan saraf)
Neuralgia kranial menggambarkan sekelompok sakit kepala yang terjadi katena saraf di kepala dan leher atas meradang dan menjadi sumber dari penyakit di kepala. Nyeri wajah dan berbagai penyakit kepala lain termasuk dalam kategori ini.
http://tipsku.info/wp-content/uploads/2011/06/Sakit-kepala-sebelah.jpg

Penyakit Otak & Syaraf

0 komentar

Sakit Kepala merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi. Beberapa orang sering mengalami sakit kepala, sedangkan yang lainnya hampir tidak pernah merasakan sakit kepala.
Sakit kepala menahun dan sakit kepala kambuhan bisa terasa sangat nyeri dan mengganggu, tetapi jarang mencerminkan keadaan kesehatan yang serius. Suatu perubahan dalam pola atau sumber sakit kepala (misalnya dari jarang menjadi sering, sebelumnya ringan sekarang menjadi berat) bisa merupakan pertanda yang serius dan memerlukan tindakan medis segera.
Sebagian besar sakit kepala merupakan ketegangan otot, migren atau nyeri kepala tanpa penyebab yang jelas. Sakit kepala banyak yang berhubungan dengan kelainan di mata,hidung, tenggorokan, gigi dan telinga. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan perasaan berdenyut di kepala, tetapi tekanan darah tinggi jarang menyebabkan sakit kepala menahun.
Biasanya dokter bisa menentukan penyebab sakit kepala dari riwayat kesehatan penderita dan hasil pemeriksaan fisik. Kadang dilakukan pemeriksaan darah untuk menentukan penyebabnya.
Fungsi lumbal (pengambilan sejumlah kecil cairan dari kolumna spinalis untuk diperiksa dibawah mikroskop) dilakukan jika diduga penyebabnya adalah suatu infeksi (misalnya meningitis).
Hanya sebagian kecil sakit kepala yang disebabkan oleh tumor otak, cedera otak atau berkurangnya oksigen ke otak. Jika diduga suatu tumor, stroke atau kelainan otak lainnya, maka dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI.

Membedakan Sakit Kepala
.
Jenis atau Penyebab Ciri Khas Pemeriksaan Diagnostik
Ketegangan otot Sakit kepala sering terjadi
Nyeri hilang timbul, tidak terlalu berat & dirasakan di kepala bagian depan & belakang, atau penderita merasakan kekakuan menyeluruh
Pemeriksaan untuk menyingkirkan penyakit fisik
Penilaian faktor psikis & kepribadian
Migren Nyeri dimulai di dalam & di sekitar mata atau pelipis, menyebar ke satu atau kedua sisi kepala, biasanya mengenai seluruh kepala tetapi bisa hanya pada satu sisi kepala, berdenyut & disertai dengan hilangnya nafsu makan, mual & muntah Jika diagnosisnya masih meragukan & sakit kepala baru terjari, dilakukan CT scan atau MRI atau diberikan obat migren untuk melihat efeknya
Sakit kepala cluster Serangannya singkat (1 jam)
Nyeri sangat hebat & dirasakan di satu sisi kepala
Serangan terjadi secara periodik dalam sebuah kelompok (diselingi periode bebas sakit kepala) & terutama menyerang pria
Disertai dengan pembengkakan mata, hidung meler & mata berair pada sisi yg sama dengan nyeri
Obat migren diberikan untuk melihat efeknya (misalnya sumatriptan, metisergid atau obat vasokonstriktor, kortikosteroid, indometasin atau menghirup oksigen
Tekanan darah tinggi
(hipertensi)
Jarang menyebabkan sakit kepala, kecuali pada tekanan darah tinggi yg berat karena adanya tumor di kelenjar adrenal
Nyerinya berdenyut & dirasakan di kepala bagian belakang atau di puncak kepala
Analisa kimia darah, pemeriksaan ginjal
Kelainan mata
(iritis, glaukoma)
Nyeri dirasakan di kepala bagian depat atau di dalam & di seluruh mata, bersifat sedang sampai berat & seringkali memburuk jika mata dalam keadaan lelah Pemeriksaan mata
Kelainan sinus Nyeri bersifat akut atau subakut (tidak menahun), dirasakan di kepala bagian depan, bersifat tumpul atau berat & biasanya memburuk di pagi hari, membaik di siang hari & memburuk dalam keadaan dingin atau lembab Rontgen sinus
Tumor otak Nyeri baru dirasakan, hilang-timbul, bersifat ringan sampai berat, dirasakan di satu titik atau di seluruh kepala
Kelemahan di salah satu sisi tubuh semakin meningkat, kejang, gangguan penglihatan, kemampuan berbicara hilang, muntah, perubahan mental
MRI atau CT scan
Infeksi otak
(abses)
Nyeri baru dirasakan, hilang-timbul, bersifat ringan sampai berat, dirasakan di satu titik atau di seluruh kepala
Sebelumnya penderita mengalami infeksi telinga, sinus atau paru-paru atau penyakit jantung rematik atau penyakit jantung bawaan
MRI atau CT scan
Infeksi pada jaringan di sekitar otak
(meningitis)
Nyeri baru dirasakan, menetap, berat & dirasakan di seluruh kepala, menjalar ke leher
Penderita tampak sakit, disertai demam, muntah & sebelumnya mengalami nyeri tenggorokan atau infeksi pernafasan, leher sulit ditekuk
Pemeriksaan darah, pungsi lumbal
Hematoma subdural Nyeri baru dirasakan, hilang-timbul atau terus menerus, bersifat ringan sampai berat, bisa dirasakan di satu titik atau di seluruh kepala, menjalar ke leher
Sebelumnya telah terjadi cedera, bisa disertai penurunan kesadaran
MRI atau CT scan
Perdarahan subaraknoid Nyeri baru dirasakan, menyebar, hebat & menetap, kadang dirasakan di dalam & di sekitar mata, kelopak mata turun MRI atau CT scan, jika hasilnya negatif dilakukan pungsi lumbal
Sifilis
Tuberkulosis
Kriptokokosis
Sarkoidosis
Kanker
Nyeri bersifat tumpul sampai berat & dirasakan di seluruh kepala atau di puncah kepala
Demam tidak terlalu tinggi dan terdapat riwayat sifilis, tuberkulosis, kriptokokosis, sarkoidosis aatau kanker
Pungsi lumbal